Tunggu sebentar...

Penanganan Luka Bakar Yang Tepat

Agustus 2, 2019 by capadesu
luka-bakar.jpg

Luka bakar memiliki derajat keparahannya serta penanganan luka bakar yang berbeda. Luka bakar merupakan kerusakan jaringan tubuh yang disebabkan dari panas, bahan kimia, listrik, radiasi dan uap panas. Derajat luka bakar diklasifikasikan menjadi 3 derajat, yaitu sebagai berikut:

Klasifikasi 3 Derajat dan Penanganannya:

  1. Derajat 1 luka bakar hanya mengenai kulit luarnya saja. Tandanya berupa kulit tampak merah, kering dan terasa sakit. Contohnya luka bakar karena sinar matahari. Penanganan luka bakar ini tidak perlu khawatir, karena dapat sembuh dengan sendirinya.
  2. Derajat 2 luka ini mengenai bagian luar kulit sampai bagian kulit yang lebih dalam. Tandanya kulit akan tampak merah, lecet, melepuh, bengkak dan terasa sakit. Penanganan luka bakar ini bisa dengan pengobatan tanpa operasi atau tindakan operasi.
  3. Derajat 3 kerusakan jaringan mengenai seluruh lapisan kulit luar, bagian tengah kulit bahkan hingga ke kulit yang lebih dalam. Tanda dari derajat 3 yaitu kulit tampak putih, kasar namun juga dapat terliha hangus dan mati rasa. Penanganan luka bakar ini masih memerlukan tenaga medis.

Penanganan Luka Bakar Aman dan Tepat

  1. Luka bakar yang kurang dari 20% (tanpa luka terbuka)
    Penanganan pertamanya: rendam bagian tubuh yang terbakar ke dalam air es atau air dingin. Bisa juga untuk dikompres dengan handuk yang direndam air es. Tindakan ini dilakuan sampai tidak merasakan sakit/panas lagi. Tindakan bertujuan untuk mengurangi rasa sakit dan mengurangi terjadinya luka lanjutan akibat panas. Jika ada bagian kulit yang melepuh, tidak disarankan untuk dikuliti namun dibiarkan saja sampai kulit sembuh sendiri
  2. Luka bakar yang luas
    Penanganan pertamanya: segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.
  3. Luka bakar akibat zat kimia
    Penanganan pertamanya: luka bakar akibat zat basa keras lebih merusak dibanding zat asam keras. Pertolongan utamanya dengan cara menyiram bagian yang terbakar dengan air mengalir dan diberi larutan cuka dapur untuk menetralkan basa penyebabnya serta lepaskan pakaian secara perlahan.
    Luka bakar akibat zat asam keras (air keras, asam cuka pekat, dsb) cukup diguyur dengan air mengalir atau dengan larutan soda kue (dengan kadar 5%).

Menurut dr Vera Ikasari, Spesialis Bedah Plastik dari RSU Bunda saat dalam acara Media Gathering Peluncuran Wound Care di RSU Bunda, Menteng, Jakarta pada hari Jumat 22 November 2013 menuturkan bahwa “pada luka bakar ringan jangan diberi pasta gigi, kecap ataupun mentega. Karena pada pasta gigi tidak bisa mengeringkan luka bakar. Berbagai kandungan di dalamnya seperti pemutih dan pewarna justru malah bisa memperparah luka dan memicu terjadinya infeksi. Mengolesi pasta gigi atau mentega pada luka bakar juga bisa menutupi dan menghambat cairan yang akan keluar dari dalam tubuh yang akhirnya menghambat proses penyembuhan. Cara terbaik untuk penanganan pertama pada luka bakar ringan adalah mengguyurnya dengan air mengalir atau air es.”

Tentang

Kotacare menangani segala macam luka, baik ringan, akut, maupun kronis. Kotacare mempunyai team profesional, tersertifikasi, dan integratif, dengan menggunakan perangkat perawatan terkini dan layanan sunat modern segala usia dengan berbagai kondisi mulai dari anak-anak, remaja maupun dewasa. KotaCare menyediakan berbagai metode dan alat sunat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi pasien yang bersangkutan.

Touch by Capadesu © 2019 - All Rights Reserved