Tunggu sebentar...



Blog

ARTIKEL LIST

IMG-20200928-WA0037.jpg
24/Nov/2020

Klinik Perawatan Luka Kotamobagu Wound Care yang dibuka secara resmi pada tanggal 28 november 2017, merupakan klinik perawatan segala jenis luka, baik luka akut maupun kronis seperti luka diabet, luka bakar, luka kanker, luka kecelakaan, luka post operasi dll, dengan menggunakan modern dressing/balutan modern & obat topical yang bertujuan mempercepat penyembuhan luka serta bersifat cost effective. Sehingga meningkatkan kualitas hidup klien (Quality Of Life). Perawatan luka akan ditangani oleh tenaga Perawat Spesialis Luka yang telah bersertifikat Internasional/Certified Wound Care Clinician Associate (CWCCA).

“Metode perawatan menggunakan metode perawatan luka lembab. Kalau mo bilang luka, samua jenis luka kita rawat, baik luka akut, maupun luka kronis. Luka akut itu kayak kecelakaan kendaraan (trauma), luka potong, luka robek. Kalau luka kronis itu seperti luka infeksi, luka bakar, luka diabetes, luka kanker dan lain sebagainya. Termasuk luka operasi kita rawat juga,” kata Taufik Rizal Siswanto yang akrab disapa Ijal, perawat di Klinik Kotacare yang juga merupakan dosen di Akademi Keperawatan Totabuan Kotamobagu.

Berlokasi di Jl. W. S. Amparodo (kompleks SMK Negeri 1 Kotamobagu), Kelurahan Molinow, bagi pasien yang memiliki keterbatasan mobilitas fisik tidak perlu khawatir karena klinik Kotacare memiliki program homecare yang nantinya perawat akan mengunjungi langsung pasien ke rumah.

“Biasanya pasien yang mo di datangi di rumah itu pasien dengan keterbatasan aktivitas fisik. Biasanya pasien nda bisa jalan atau depe badan lemah. Atau sementara di rawat di Rumah Sakit, nah itudia kita kunjungi dan obati di tempat mereka,” tukas Ijal.

Selain jasa perawatan luka, Kotacare juga menjual berbagai jenis produk perawatan untuk luka. Selengkapnya dapat mengunjungi  www.store.kotacare.com, Kotamobagu Wound Care. “Luka itu dirawat, jangan dibiarkan. Ingat luka, ingat Kotacare.”

Source

luka-bakar.jpg
24/Nov/2020

Luka bakar memiliki derajat keparahannya serta penanganan luka bakar yang berbeda. Luka bakar merupakan kerusakan jaringan tubuh yang disebabkan dari panas, bahan kimia, listrik, radiasi dan uap panas. Derajat luka bakar diklasifikasikan menjadi 3 derajat, yaitu sebagai berikut:

Klasifikasi 3 Derajat dan Penanganannya:

  1. Derajat 1 luka bakar hanya mengenai kulit luarnya saja. Tandanya berupa kulit tampak merah, kering dan terasa sakit. Contohnya luka bakar karena sinar matahari. Penanganan luka bakar ini tidak perlu khawatir, karena dapat sembuh dengan sendirinya.
  2. Derajat 2 luka ini mengenai bagian luar kulit sampai bagian kulit yang lebih dalam. Tandanya kulit akan tampak merah, lecet, melepuh, bengkak dan terasa sakit. Penanganan luka bakar ini bisa dengan pengobatan tanpa operasi atau tindakan operasi.
  3. Derajat 3 kerusakan jaringan mengenai seluruh lapisan kulit luar, bagian tengah kulit bahkan hingga ke kulit yang lebih dalam. Tanda dari derajat 3 yaitu kulit tampak putih, kasar namun juga dapat terliha hangus dan mati rasa. Penanganan luka bakar ini masih memerlukan tenaga medis.

Penanganan Luka Bakar Aman dan Tepat

  1. Luka bakar yang kurang dari 20% (tanpa luka terbuka)
    Penanganan pertamanya: rendam bagian tubuh yang terbakar ke dalam air es atau air dingin. Bisa juga untuk dikompres dengan handuk yang direndam air es. Tindakan ini dilakuan sampai tidak merasakan sakit/panas lagi. Tindakan bertujuan untuk mengurangi rasa sakit dan mengurangi terjadinya luka lanjutan akibat panas. Jika ada bagian kulit yang melepuh, tidak disarankan untuk dikuliti namun dibiarkan saja sampai kulit sembuh sendiri
  2. Luka bakar yang luas
    Penanganan pertamanya: segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.
  3. Luka bakar akibat zat kimia
    Penanganan pertamanya: luka bakar akibat zat basa keras lebih merusak dibanding zat asam keras. Pertolongan utamanya dengan cara menyiram bagian yang terbakar dengan air mengalir dan diberi larutan cuka dapur untuk menetralkan basa penyebabnya serta lepaskan pakaian secara perlahan.
    Luka bakar akibat zat asam keras (air keras, asam cuka pekat, dsb) cukup diguyur dengan air mengalir atau dengan larutan soda kue (dengan kadar 5%).

Menurut dr Vera Ikasari, Spesialis Bedah Plastik dari RSU Bunda saat dalam acara Media Gathering Peluncuran Wound Care di RSU Bunda, Menteng, Jakarta pada hari Jumat 22 November 2013 menuturkan bahwa “pada luka bakar ringan jangan diberi pasta gigi, kecap ataupun mentega. Karena pada pasta gigi tidak bisa mengeringkan luka bakar. Berbagai kandungan di dalamnya seperti pemutih dan pewarna justru malah bisa memperparah luka dan memicu terjadinya infeksi. Mengolesi pasta gigi atau mentega pada luka bakar juga bisa menutupi dan menghambat cairan yang akan keluar dari dalam tubuh yang akhirnya menghambat proses penyembuhan. Cara terbaik untuk penanganan pertama pada luka bakar ringan adalah mengguyurnya dengan air mengalir atau air es.”


Tentang

Kotacare menangani segala macam luka, baik ringan, akut, maupun kronis. Kotacare mempunyai team profesional, tersertifikasi, dan integratif, dengan menggunakan perangkat perawatan terkini dan layanan sunat modern segala usia dengan berbagai kondisi mulai dari anak-anak, remaja maupun dewasa. KotaCare menyediakan berbagai metode dan alat sunat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi pasien yang bersangkutan.

Touch by Capadesu © 2019 - All Rights Reserved