Tunggu sebentar...



Blog

ARTIKEL LIST

sunat-spekta-1200x727.jpg
11/Agu/2020

Sunat Spekta menjadi salah satu bentuk aktivitas amal yang bisa dilakukan oleh siapa saja. Selain biaya khitan yang sangat terjangkau, aktivitas ini juga memotivasi sang buah hati untuk dikhitan sedini mungkin. Tentu saja agar penis selalu terjaga kesehatannya dan anak terlindung dari berbagai penyakit menular yang menyerang organ vital ini.

Setidaknya, inilah salah satu layanan yang ditawarkan oleh klinik Kotacare. Setelah sukses menggelar beberapa baksos sunat massal, kini klinik Kotacare membuka paket khitan murah meriah dengan program yang bernama Sunat Spekta untuk sang buah hati.

Manfaat Mengikuti Sunat Spekta Kotacare
Bersama klinik Kotacare, ibu dan ayah tidak hanya bisa mendaftarkan sang buah hati untuk mengikuti program ini. Sunat Spekta Kotacare pun bisa menjadi rekan terbaik jika ibu dan ayah ingin menjadi pemrakarsa aktivitas tersebut. Berikut adalah beberapa keuntungan mendaftar program Sunat Spekta yang akan ibu dan ayah dapatkan:

Tersedia Layanan Pemeriksaan Gratis
Sebelum mengkhitan sang buah hati, ibu dan ayah bisa memeriksakan kondisi kesehatan fisiknya, termasuk kesehatan penisnya, apakah ia siap untuk menjalani proses khitan hari itu. Konsultasi ini diberikan langsung oleh Kotacare secara cuma-cuma alias gratis. Melalui konsultasi ini, ibu dan ayah bisa mendapatkan edukasi mengenai alat kelamin yang sehat juga manfaat melakukan sunat untuk kesehatan.

Terjamin Kehigienisan dan Keamanannya
Karena sunat merupakan tindakan infasif medis (pembedahan), tentu prosedur sunat yang dilakukan harus aman dan menggunakan peralatan medis yang terjamin kebersihan dan kehigienisannya. Inilah keuntungan lain yang akan ibu dan ayah dapatkan dengan mengikuti program Sunat Spekta bersama Kotacare. Peralatan sunat yang dimiliki Kotacare telah lulus uji dan terjamin kebersihannya, sehingga proses sunat sang buah hati akan lebih aman.

Metode Khitan Modern
Kotacare menawarkan berbagai metode sunat modern yang didukung dengan perlatanan yang canggih. Ibu dan ayah bisa memilih cara sunat yang tepat dan sesuai dengan kondisi sang buah hati, metode khitan yang ditawarkan dijamin aman dan tidak membahayakan.

Tenaga Medis Profesional dan Berpengalaman
Tentunya, ibu dan ayah menginginkan tenaga medis berpengalaman dalam mengkhitan Si Kecil. Jika demikian, mendaftarkan sang buah hati di Kotacare adalah pilihan yang paling tepat. Pasalnya, semua proses khitan yang ditawarkan oleh Kotacare dilakukan langsung oleh tenaga profesional dan sangat berpengalaman di bidangnya. Tidak sembarangan, semua prosedurnya dilakukan dengan teliti dan hati-hati.

Menyediakan Layanan Kontrol Selepas Sunat
Tidak hanya profesional dalam melakukan proses dan prosedur sunat, Kotacare juga tetap setia melayani buah hati ayah dan ibu setelah sunat selesai, alias kontrol sunat gratis, hingga Si Kecil dinyatakan sembuh sepenuhnya.

Periode bulan Januari s/d Juni ini, pendaftaran Sunat Spekta melalui klinik Kotacare resmi dibuka.
Ibu dan ayah bisa mendaftarkan si kecil dengan datang langsung ke klinik Kotacare atau bisa langsung daftar online dengan klik laman www. sunat.kotacare.com

Dapatkan cashback sebesar 20% untuk biaya obat, ATK, celana khitan dan sertifikat sunat, Anda bisa mengambil kursi (tanda jadi) sebesar 250 ribu dan biaya pelunasan sebelum kegiatan program Sunat Spekta dilaksanakan, karena kami hanya menyediakan 100 kursi untuk pendaftar pertama program Sunat Spekta karena sunat hanyalah sekali seumur hidup segera manfaatkan kesempatan ini.

Informasi lebih lanjut mengenai program Sunat Spekta bersama klinik Kotacare bisa ibu dan ayah dapatkan dengan mengakses laman resmi di www.sunat.kotacare.com atau ke nomor berikut 0823-4905-0015 (CS Kotacare). So tunggu apa lagi, daftar segera kuota terbatas!

Segera bagikan kabar baik ini kepada keluarga, tetangga dan kerabat Anda melalui media sosial dibawah ini


merawat-orang-tua.jpg
11/Agu/2020

Bagaimana cara merawat orang tua ketika orangtua didiagnosis terkena diabetes, tentunya sebagai anak, Anda akan merasa sedih dan khawatir. Untuk melakukan hal itu, Kamu harus bisa memberikan dukungan dan membantu orangtua mengontrol diabetesnya. Berikut panduan merawat orangtua dengan diabetes.

Menjaga dan mengatur kadar gula darah

Hal utama yang harus Anda perhatikan ketika merawat orangtua yang sakit diabetes adalah memantau kadar gula darah mereka setiap hari. Risiko hipoglikemia (kadar gula darah yang terlalu rendah) umumnya menyertai orangtua dengan diabetes tipe 2 yang menggunakan insulin atau obat tertentu untuk mengendalikan kadar gula darah mereka. Gejala hipoglikemia ringan meliputi lemas, gemetaran, dan lapar.

Hipoglikemia berat akan mengakibatkan pasien diabetes merasa linglung, mengantuk, bahkan kehilangan kesadaran. Ketika mengalami kondisi ini, pasien diabetes harus segera diberi suntikan gula (glukosa) atau bisa juga hormon glukagon (hormon yang dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat) langsung pada otot atau vena.

Edukasi

Salah satu hal terpenting yang bisa Anda lakukan adalah mempelajari lebih dalam tentang diabetes dan bagaimana cara mengatasinya. Mintalah izin kepada orangtua untuk ikut serta menemaninya ke setiap pemeriksaan dokter. Dengan begitu, Anda jadi bisa mengerti lebih dalam tentang diabetes dan bagaimana merawat orangtua.

Menggunakan insulin suntik dengan benar

Salah satu cara merawat orangtua ialah memperhatikan pemberian insulin. Insulin adalah hormon yang dibuat secara alami oleh organ pankreas manusia. Hormon ini berfungsi untuk mengontrol kadar gula (glukosa) dalam darah. Dosis suntik insulin untuk setiap pasien berbeda-beda. Biasanya, dosis ditentukan dokter berdasarkan tingkat keparahan penyakit dan respons tubuh tiap pasien.

Biasanya, insulin akan disuntikkan di lengan bagian atas, paha, pantat atau perut. Suntikan insulin bagi pasien diabetes tipe 1 dan 2 disesuaikan berdasarkan berat badan, kondisi kesehatan, pola makan, rutinitas berolahraga, dan resistensi insulin Anda. Jika orangtua Anda mengidap diabetes tipe 2, Anda bisa mulai menggunakan insulin untuk beberapa saat dan tidak perlu meneruskannya lagi jika berat badan orangtua Anda sudah seimbang dan rajin berolahraga secara rutin. Namun jika orangtua Anda mengidap diabetes tipe 1, Anda harus rutin menggunakan insulin untuk menjaga level gula darah Anda agar tetap stabil.

Makan tepat waktu

Selain menjaga pola makan dalam merawat orangtua, penting juga untuk menjaga waktu makan orangtua secara tepat dan sesuai jadwal. Usahakan untuk tidak melewatkan sarapan, pasalnya tubuh orangtua akan jadi cepat lapar di waktu-waktu berikutnya. Alhasil, orangtua nanti akan jadi makan berlebih karena didera rasa lapar karena melewatkan sarapan, kemudian naiklah gula darahnya. Makan tiga kali sehari ditambah dua camilan bernutrisi di sela-sela jam makan bisa membantu gula darah tetap normal.

Menurunkan konsumsi karbohidrat

Merawat orangtua penderita diabetes bisa mengontrol kadar gula darahnya dengan mengonsumsi diet rendah karbohidrat. Sangat banyak makanan yang mengandung karbohidrat tinggi. Orangtua Anda biasanya akan disarankan untuk menjaga konsumsi karbohidratnya pada jumlah gram tertentu per harinya.

Olahraga rutin

Langkah merawat orangtua selanjutnya dengan rutin berolahraga, gula darah orangtua Anda bisa tetap stabil. Lakukan olahraga setidaknya 2,5 jam per minggu secara teratur. Penting untuk tetap membuat otot-otot tubuh orangtua bergerak karena peranannya dalam menggunakan dan menyimpan gula sangat besar. Hal tersebut bisa membuat kadar gula darah tetap normal. Namun ingat, jangan berlebihan melakukan aktivitas fisik karena hal tersebut bisa memicu hipoglikemia.

Menjaga Psikologi Orangtua

Perhatikanlah kondisi psikologis dalam merawat orangtua Anda, Jika orangtua mengalami stres karena bosan atau karena suatu permasalahan segera atasi, karena kondisi ini bisa membuat kadar gula darah meningkat. Ajaklah orangtua anda jalan-jalan sembari refreshing atau menonton film yang lucu sehingga membuat suasana hatinya gembira.


luka-bakar.jpg
11/Agu/2020

Luka bakar memiliki derajat keparahannya serta penanganan luka bakar yang berbeda. Luka bakar merupakan kerusakan jaringan tubuh yang disebabkan dari panas, bahan kimia, listrik, radiasi dan uap panas. Derajat luka bakar diklasifikasikan menjadi 3 derajat, yaitu sebagai berikut:

Klasifikasi 3 Derajat dan Penanganannya:

  1. Derajat 1 luka bakar hanya mengenai kulit luarnya saja. Tandanya berupa kulit tampak merah, kering dan terasa sakit. Contohnya luka bakar karena sinar matahari. Penanganan luka bakar ini tidak perlu khawatir, karena dapat sembuh dengan sendirinya.
  2. Derajat 2 luka ini mengenai bagian luar kulit sampai bagian kulit yang lebih dalam. Tandanya kulit akan tampak merah, lecet, melepuh, bengkak dan terasa sakit. Penanganan luka bakar ini bisa dengan pengobatan tanpa operasi atau tindakan operasi.
  3. Derajat 3 kerusakan jaringan mengenai seluruh lapisan kulit luar, bagian tengah kulit bahkan hingga ke kulit yang lebih dalam. Tanda dari derajat 3 yaitu kulit tampak putih, kasar namun juga dapat terliha hangus dan mati rasa. Penanganan luka bakar ini masih memerlukan tenaga medis.

Penanganan Luka Bakar Aman dan Tepat

  1. Luka bakar yang kurang dari 20% (tanpa luka terbuka)
    Penanganan pertamanya: rendam bagian tubuh yang terbakar ke dalam air es atau air dingin. Bisa juga untuk dikompres dengan handuk yang direndam air es. Tindakan ini dilakuan sampai tidak merasakan sakit/panas lagi. Tindakan bertujuan untuk mengurangi rasa sakit dan mengurangi terjadinya luka lanjutan akibat panas. Jika ada bagian kulit yang melepuh, tidak disarankan untuk dikuliti namun dibiarkan saja sampai kulit sembuh sendiri
  2. Luka bakar yang luas
    Penanganan pertamanya: segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.
  3. Luka bakar akibat zat kimia
    Penanganan pertamanya: luka bakar akibat zat basa keras lebih merusak dibanding zat asam keras. Pertolongan utamanya dengan cara menyiram bagian yang terbakar dengan air mengalir dan diberi larutan cuka dapur untuk menetralkan basa penyebabnya serta lepaskan pakaian secara perlahan.
    Luka bakar akibat zat asam keras (air keras, asam cuka pekat, dsb) cukup diguyur dengan air mengalir atau dengan larutan soda kue (dengan kadar 5%).

Menurut dr Vera Ikasari, Spesialis Bedah Plastik dari RSU Bunda saat dalam acara Media Gathering Peluncuran Wound Care di RSU Bunda, Menteng, Jakarta pada hari Jumat 22 November 2013 menuturkan bahwa “pada luka bakar ringan jangan diberi pasta gigi, kecap ataupun mentega. Karena pada pasta gigi tidak bisa mengeringkan luka bakar. Berbagai kandungan di dalamnya seperti pemutih dan pewarna justru malah bisa memperparah luka dan memicu terjadinya infeksi. Mengolesi pasta gigi atau mentega pada luka bakar juga bisa menutupi dan menghambat cairan yang akan keluar dari dalam tubuh yang akhirnya menghambat proses penyembuhan. Cara terbaik untuk penanganan pertama pada luka bakar ringan adalah mengguyurnya dengan air mengalir atau air es.”


shutterstock_37245157-1200x800.jpg
11/Agu/2020

Penyakit kanker payudara merupakan penyakit yang dapat menyerang siapapun, baik laki-laki ataupun perempuan. Namun, sebagian besar memang terjadi pada wanita. Kanker jenis ini merupakan penyebab kematian tertinggi akibat kanker di Indonesia. Anda perlu tetap tenang, mengenali secara dini dan mengambil langkah pengobatan secara cepat dapat mengoptimalkan kesembuhan kanker payudara.

Mengenal Lebih Detail

Kanker payudara merupakan kanker yang terjadi pada payudara. Kanker ini berkembang sejak sel pada payudara berkembang tak terkontrol. Umumnya dapat dilihat pada pemeriksaan x-ray berupa benjolan. Bila tidak segera disadari, kanker dapat merusak jaringan sekitar lebih luas atau menyebar (Metastasis) ke seluruh bagian tubuh dan menimbulkan komplikasi lebih serius.

Tanda dan Gejala Awal
Umumnya gejala dan tanda awal terjadinya kanker di payudara dapat dikenali seperti:

  • Terdapat adanya benjolan ataupun penebalan pada payudara dimana berbeda dengan payudara yang lainnya.
  • Terjadi perubahan ukuran, bentuk atau tampilan payudara secara umum.
  • Perubahan pada payudara seperti adanya lekukan ke dalam (dimpling) pada payudara.
  • Puting dapat tertarik kedalam.
  • Nyeri pada area ketiak dan tidak hilang dalam hitungan bulan.
  • Bengkak ataupun kemerahan pada keseluruhan area payudara.
  • Puting mengeluarkan cairan seperti darah.

Sebagian benjolan pada payudara bukan kanker dapat terjadi. Namun, untuk memastikannya anda perlu memeriksakan lebih lanjut pada dokter untuk pemeriksaan penunjang seperti mamografi, x-ray, ultrasound, atau biopsi.

Stadium atau Tingkatan Kanker

Stadium kanker payudara disesuaikan berdasarkan ukuran, penyebaran pada pembuluh darah, limfa ataupun organ tubuh lainnya. Terdapat beberapa metode dalam menentukan stadium kanker, salah satunya menggunakan skala 0 sampai 4.

Stadium 0: Pada tahap ini, kanker disebut Ductus Carcinoma In Situ, dimana kanker hanya terjadi pada saluran menyusui dan tidak menyebar pada jaringan payudara sekitar.

Stadium 1: Kanker pada stadium ini dapat berukuran 2 cm dan tidak menyebar pada pembuluh limfa sekitar.

Stadium 2: Kanker dapat berukuran sekitar 2 cm dan dapat menyebar pada pembuluh atau nodus limfa terdekat.

Stadium 3: Kanker dapat berukuran 5 cm dan menyebar pada beberapa nodus atau pembuluh limfa payudara.

Stadium 4: Pada kondisi ini, kanker payudara telah menyebar pada organ lain seperti paru-paru, otak, tulang, liver ataupun organ lain.

Penyebab Terjadinya Kanker
Kanker pada payudara terjadi saat sel tumbuh secara abnormal dan merusak jaringan sekitar payudara. Peneliti mengidentifikasi adanya pengaruh hormonal, pola hidup dan lingkungan yang dapat memicu terjadinya kanker. Namun peneliti juga belum menjelaskan mengapa pada orang yang tidak memiliki resiko juga dapat terjadi kanker tersebut.

Faktor Resiko
Sekalipun penyebab pasti terjawab, namun faktor resiko berikut dapat diwaspadai untuk melakukan pencegahan.

Pertambahan Usia
Usia dapat meningkatkan resiko penyakit kanker. Pada usia 20 tahun seseorang dapat berisiko 0,6%. Sedangkan pada usia 70 tahun dapat meningkat menjadi 3,84%.

Riwayat Kanker Sebelumnya
Wanita dengan riwayat kanker sebelumnya dapat beresiko kanker di kemudian hari. Termasuk juga mengalami benjolan pada payudara sebelumnya. Meningkatkan resiko terjadinya kanker.

Tidak Menyusui
Menyusui lebih dari 1 tahun dapat mengurangi paparan estrogen. Sebaliknya bagi yang tidak menyusui memiliki resiko kanker payudara yang semakin tinggi.

Obesitas atau Kegemukan
Obesitas atau kegemukan khususnya setelah menopause menjadi resiko menderita kanker payudara. Hal ini terjadi berhubungan akibat tingginya level estrogen ataupun asupan gula yang juga berlebihan.

Konsumsi Alkohol
Tingginya konsumsi alkohol dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker. Studi menjelaskan bahwa wanita yang mengkonsumsi alkohol lebih dari 3x sehari meningkatkan resiko kanker sebesar 1,5 kali.

Paparan Radiasi
Pengobatan radiasi untuk penyakit kanker selain payudara, juga dapat meningkatkan resiko kanker payudara di kemudian hari.

Terapi Hormon
Penggunaan terapi hormon ataupun kontrasepsi oral dapat berkaitan dengan terjadinya kanker payudara dimana berperan dalam peningkatan estrogen.

Pola Hidup Tidak Sehat
Pola hidup kurang sehat seperti kurang olahraga, kurang istirahat, mudah stres, merokok dll juga berpengaruh terhadap resiko terjadinya kanker payudara.

Pemeriksaan Penunjang
Bila anda mewaspadai pada diri anda memiliki gejala awal, sebaiknya anda konsultasi pada dokter terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Beberapa pemeriksaan seperti mamografi untuk mendeteksi benjolan atau abnormalitas. MRI dilakukan untuk memeriksa sejauh mana sel kanker menyebar. Biopsi untuk membedakan apakah ada sel kanker, jenis kanker atau bukan kanker.

Cara Mengobati Kanker
Pengobatan kanker payudara berbeda-beda tergantung pada jenis, lokasi ataupun tingkat keparahan kanker.

Operasi atau Pembedahan
Pembedahan dilakukan sesuai dengan instruksi dokter terhadap kondisi terkini pada kanker payudara. Operasi ringan dapat dimulai dari pengangkatan benjolan kecil agar tidak menyebar lebih luas, pengangkatan jaringan lemak, areola, saluran hingga total dari payudara untuk meminimalkan efek metastasis ataupun penyebaran.

Terapi Radiasi
Terapi radiasi dimana diatur untuk merusak sel kanker yang ada. Radioterapi dapat dilaksanakan bersama dengan kemoterapi sekitar bulan setelah dilaksanakan pembedahan. Rata-rata dilaksanakan 3-5 sesi per-minggu dalam rentang waktu 3 sampai 6 minggu.

Kemoterapi
Kemoterapi merupakan pemberian obat khusus yang dapat merusak dan menghambat penyebaran sel kanker. Pada kondisi kanker dengan ukuran besar, kemoterapi dapat dilaksanakan sebelum operasi untuk memudahkan tindakan operasi. Setelah operasi, kemoterapi dapat dilanjutkan untuk mengatasi penyebaran kanker pada organ yang lainnya.

Kesembuhan Penderita
Kanker payudara bukanlah penyakit yang tak bisa disembuhkan. Penyakit ini bisa disembuhkan hingga 100% bila ditangani sejak dini khususnya pada stadium 0-1. Penanganan segera dan tidak menunggu atau menggunakan bahan herbal di luar medis hanya akan mengulur waktu kanker semakin memburuk.

Cara Pencegahan
Menjaga pola hidup yang tepat merupakan kunci utama pencegahan. Pencegahan dapat mulai dengan mengurangi konsumsi alkohol, tidak merokok, diet, konsumsi sayur dan buah, rajin olahraga, serta menjaga berat badan tetap ideal.

Sumber :
https://www.cancer.org/cancer/breast-cancer/about/what-is-breast-cancer.html
https://www.medicalnewstoday.com/articles/37136.php
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/breast-cancer/symptoms-causes/syc-20352470

 


Tentang

Kotacare menangani segala macam luka, baik ringan, akut, maupun kronis. Kotacare mempunyai team profesional, tersertifikasi, dan integratif, dengan menggunakan perangkat perawatan terkini dan layanan sunat modern segala usia dengan berbagai kondisi mulai dari anak-anak, remaja maupun dewasa. KotaCare menyediakan berbagai metode dan alat sunat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi pasien yang bersangkutan.

Touch by Capadesu © 2019 - All Rights Reserved